Oleh: Berlian Khandak,Rani noviani, Muphtiastani
ABSTRAK
Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan fundamental
yang wajib dimiliki guru untuk menciptakan pembelajaran yang efektif.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman guru terhadap kompetensi
pedagogik, penerapan teori belajar, serta peran teknologi informasi dalam
pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MI Al Munawarrah. Metode
penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif,
melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa
guru PAI di MI Al Munawarrah telah memahami pentingnya kompetensi pedagogik
dalam mengelola pembelajaran. Guru mampu merancang rencana pembelajaran,
menyesuaikan materi dengan karakteristik siswa, serta melakukan evaluasi dengan
berbagai instrumen. Penerapan teori belajar behavioristik, kognitif,
konstruktivistik, dan humanistik terlihat dalam praktik sehari-hari, misalnya
pembiasaan doa, diskusi kelompok, serta pemberian motivasi yang membangun.
Selain itu, pemanfaatan teknologi sederhana seperti multimedia, video pembelajaran,
dan aplikasi daring menjadi langkah inovatif dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran.Dengan
demikian, pengembangan kompetensi pedagogik guru PAI di MI Al Munawarrah masih
perlu ditingkatkan melalui pelatihan berkelanjutan, penguasaan teknologi
pendidikan, dan penguatan strategi pembelajaran berbasis teori modern agar
relevan dengan tuntutan era digital.
Kata
kunci: Kompetensi pedagogik;
Pendidikan Agama Islam; Teori belajar; Teknologi informasi; Pembelajaran
interaktif.
Abstract
Pedagogical
competence is the essential ability teachers must possess to manage learning effectively.
This study aims to analyze teachers' understanding of pedagogical competence,
the application of learning theories, and the role of information technology in
Islamic Religious Education (IRE) learning at MI Al Munawarrah. The research method
employed is a qualitative case study through observation, interviews, and
documentation.The findings reveal that IRE teachers at MI Al Munawarrah
understand the significance of pedagogical competence. They are capable of designing
lesson plans, adapting materials to students’ characteristics, and conducting
comprehensive evaluations. The application of behaviorist, cognitive,
constructivist, and humanistic theories is evident in classroom practices, such
as prayer routines, group discussions, and motivational guidance. Furthermore,
the use of simple technological tools, including multimedia, educational videos,
and online applications, enhances interactive and innovative learning. In
conclusion, the development of pedagogical competence among IRE teachers at MI
Al Munawarrah requires continuous improvement through professional training,
mastery of educational technology, and the strengthening of modern learning strategies
to meet the demands of the digital era.
Keywoards: Pedagogical competence; Islamic Religious
Education; Learning theory; Information Technology; Interactive learning.
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Menjadi guru merupakan tugas yang mulia. Tugas ini
bisa dikatakan mulia tentu saja bila dikerjakan dengan ikhlas karena Allah SWT
semata. Aktivitas ini juga mulia bila yang bersangkutan mendidik anak didiknya
dengan pendidikan yang berdasarkan pada ajaran dan syariah Islam yang baik dan
benar.
Guru merupakan suatu pekerjaan profesional, yang
memerlukan suatu keahlian khusus. Karena keahliannya bersifat khusus, guru memiliki
peranan yang sangat penting dan strategis dalam kegiatan pembelajaran, yang akan
menentukan mutu pendidikan di suatu satuan pendidikan. Oleh karena itu, dalam
sistem pendidikan dan pembelajaran dewasa ini kedudukan guru dalam proses
pembelajaran di sekolah belum dapat digantikan oleh alat atau mesin secanggih
apapun. Keahlian khusus itu pula yang membedakan profesi guru dengan profesi
yang lainnya. Dimana "perbedaan pokok antara profesi guru dengan profesi
yang lainnya terletak dalam tugas dan tanggung jawabnya. Tugas dan tanggung
jawab tersebut erat kaitannya dengan kemampuan-kemampuan yang disyaratkan untukmemangku
profesi tersebut. Kemampuan dasar tersebut tidak lain adalah kompetensi
guru".
Kompetensi dalam profesi guru, pada awalnya
dipersiapkan atau diperoleh melalui lembaga pendidikan formal keguruan, sebelum
seseorang memangku jabatan (tugas dan tanggung jawab) sebagai guru. Tetapi
untuk menuju ke arah pelaksanaan tugas dan tanggungjawab secara profesional,
tidaklah cukup dengan berbekal dengan kemampuan yang diperoleh melalui jalur
pendidikan formal tersebut. preventif Islam untuk menangkal penyakit ini adalah
dengan meletakkan hukuman-hukuman atas pelakunya di dunia dan di akhirat.
Dengan demikian, untuk dapat disebut sebagai profesional, setiap guru harus
melakukan pengembangan kompetensinya secara berkesinambungan.
Pengembangan kompetensi pedagogik guru PAI meliputi
kesulitan siswa menyerap materi, kurangnya perencanaan pembelajaran oleh guru,
keterbatasan pemahaman guru terhadap karakteristik siswa, kurangnya inovasi
metode mengajar, dan pentingnya peran guru sebagai kunci kualitas pembelajaran
untuk membentuk karakter siswa dan meningkatkan hasil belajar.
Bertolak dari latar belakang di atas, penelitian ini
menfokuskan pada rumusan masalah sebagai berikut:
1.
Bagaimana pengembangan kompetensi pedagogik guru PAI di
MI Al Munawarah?
2.
Bagaimana imflikasi pengembangan kompetensi pedagogik guru
PAI terhadap kualitas pembelajaran di MI Al Munawarrah?
Dari rumusan masalah tersebut di atas, tujuan yang dikehendaki
dalam penelitian ini adalah:
1.
Mendeskripsikan proses pengembangan kompetensi pedagogik
guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di MI Al Munawarrah.
2.
Menganalisis implikasi pengembangan kompetensi pedagogik
guru PAI terhadap kualitas pembelajaran.
3.
Memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan mutu
kompetensi pedagogik guru PAI sesuai tuntutan perkembangan zaman dan kebutuhan
peserta didik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah guru PAI MI Al Munawarrah, sedangkan
objek penelitian adalah pengembangan kompetensi pedagogik yang dilakukan.
Teknik pengumpulan data meliputi observasi kegiatan pembelajaran, wawancara mendalam
dengan guru, kepala madrasah, serta analisis dokumen berupa RPP, catatan evaluasi,
dan media pembelajaran. Data dianalisis secara deskriptif-analitis melalui
tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
E. Kajian Teori
Kompetensi pedagogik adalah kemampuan guru dalam
mengelola pembelajaran peserta didik yang mencakup pemahaman terhadap
karakteristik siswa, perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembelajaran (UU
No. 14 Tahun 2005). Teori belajar behavioristik berfokus pada pembiasaan
perilaku, teori kognitif menekankan proses mental siswa, teori konstruktivistik
menekankan keterlibatan aktif siswa dalam membangun pengetahuan, sedangkan
teori humanistik berorientasi pada pengembangan potensi siswa secara
menyeluruh. Integrasi teknologi informasi dalam pembelajaran PAI memperkaya
pengalaman belajar dengan menyediakan media interaktif dan akses pengetahuan
yang lebih luas.
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, guru PAI di
MI Al Munawarrah telah berupaya mengembangkan kompetensi pedagogiknya melalui
beberapa aspek berikut:
·
Perencanaan pembelajaran: Guru menyusun RPP dengan menyesuaikan materi dan
metode pada tingkat kemampuan siswa. Namun, masih ditemukan beberapa keterbatasan
dalam variasi strategi pembelajaran.
·
Pelaksanaan pembelajaran: Guru menggunakan pendekatan ceramah, diskusi, dan
pembiasaan ibadah. Penerapan teori behavioristik terlihat pada pembiasaan doa
dan akhlak, teori kognitif pada penggunaan peta konsep, konstruktivistik pada
diskusi kelompok, dan humanistik pada pemberian motivasi serta bimbingan personal.
·
Evaluasi pembelajaran: Guru melakukan evaluasi formatif dan sumatif,
baik berupa tes tertulis maupun observasi sikap. Akan
tetapi, evaluasi berbasis portofolio dan penilaian autentik belum optimal.
·
Pemanfaatan teknologi: Guru mulai menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi
seperti video, multimedia, dan aplikasi daring sederhana. Hal ini membantu meningkatkan
minat belajar siswa, meski keterbatasan fasilitas masih menjadi kendala.
Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pengembangan
kompetensi pedagogik berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran,
tercermin dari meningkatnya motivasi siswa, keterlibatan aktif dalam proses
belajar, serta hasil belajar yang lebih baik dibanding sebelumnya.
Pengembangan kompetensi pedagogik guru PAI di MI Al
Munawarrah telah berjalan cukup baik dengan adanya upaya guru dalam memahami
karakteristik siswa, merancang pembelajaran, melaksanakan teori belajar dalam
praktik, serta memanfaatkan teknologi pendidikan. Walaupun demikian, masih
terdapat tantangan dalam penguasaan metode inovatif, evaluasi autentik, dan pemanfaatan
teknologi yang lebih maksimal. Oleh karena itu, diperlukan program pelatihan
berkelanjutan, dukungan sarana teknologi, serta penguatan strategi pembelajaran
berbasis teori modern agar kualitas pembelajaran PAI semakin meningkat dan
relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital.
DAFTAR PUSTAKA
Abdulloh, F., Misbahudin, A., Khoirudin, A., Ilahi, W.,
Hakiki, I. M., & Waqvin, M.
S. 2023. “Pengembangan Kompetensi Pedagogik Guru PAI.”
Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan dan
Agama (JIPA).
Andi Muhammad Abrar. 2022. “Kompetensi Pedagogik Guru
Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Interaksi Pembelajaran Peserta Didik
SD Integral Rahmatullah, Tolitoli.” Al-Qalam:
Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan.
Darmanto & Hanafi, Y. 2022. “The Application of Humanistic Learning Theory to the Study of Islamic
Religious Education in Elementary Schools.” Journal of Practice Learning and Educational Development.
Fauza Erina. 2022. “Implementasi Pembelajaran Berbasis
Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan Menggunakan Komputer Multimedia dalam
Pembelajaran PAI di SDIT Mutiara Kota Pariaman.” Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan.
Luqman Hakim, Anfasa Naufal Reza Irsali, &
Tsamarah Nabilatul Watsiqoh. 2023. “The Innovation
of Information and Communication Technology in Contextual Teaching and Learning
Models Based PAI Learning.” Progresiva:
Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam.
Mudhofar.2021. “Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Agama
Islam Dalam Mengelola Proses Pembelajaran di SD Negeri Bulupitu Kecamatan
Gondanglegi Kabupaten Malang.” Jurnal Tinta:
Jurnal Ilmu Keguruan dan Pendidikan.
Mulyasa, E. 2017.
Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Purwanto, Ngalim. 2013. Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya. Rizqy Mutmainnah.
2022. “Theories of Learning Cognitivism and
Islamic Education:
Implications of Learning Cognitivism
Theory in Islamic
Education.”
International Journal of Islamic Studies.
Sanaky, A. W., Latuapo, R., & Nurhasanah. 2021. “Kompetensi
Pedagogik Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik
di SMP Negeri 38 Maluku Tengah.” Jurnal
Studi Islam.
Slameto. 2010. Belajar
dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sudjana, Nana. 2011. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja
Rosdakarya.