![]() |
Sumber Foto: Istimewa |
WARTAALENGKA,
Cianjur - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur melanjutkan program
pendidikan pemilih berkelanjutan dengan menyambangi SMP Negeri 3 Cianjur (25/8/2025).
Seluruh siswa kelas IX mengikuti kelas sosialisasi yang menitikberatkan pada
pemahaman dasar berdemokrasi, tahapan Pemilu, hingga peran pemilih muda yang cerdas
dalam menentukan arah pembangunan daerah.
Ketua
KPU Kabupaten Cianjur, Muchamad Ridwan, memaparkan materi dengan menautkannya
pada praktik penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada 2024 di Cianjur, agar konsep
tidak berhenti pada tataran teoretis. “Melalui kegiatan ini, kami ingin
memperkenalkan proses pemilu sejak dini, khususnya kepada para siswa SMPN 3
Cianjur. para siswa yang hadir adalah calon pemilih pemula yang pada Pemilu serta
Pilkada mendatang sudah memiliki hak suara,” ujar Ridwan.
Pihak
sekolah menilai pembekalan ini relevan dengan kebutuhan literasi kewargaan
peserta didik. “Kami mengapresiasi KPU Kabupaten Cianjur atas kesempatan ini.
Semoga anak-anak semakin memahami sistem Kepemiluan di Indonesia dan siap
menjadi pemilih yang bijak ketika tiba waktunya,” tuturnya, Kepala SMPN 3
Cianjur, Nanang Sudiana.
Sesi
berlangsung interaktif. Kuis Kepemiluan dan tanya jawab mengalir dari teknis
pencoblosan, alur pemungutan suara, hingga cara kerja penghitungan dan
rekapitulasi. Antusiasme siswa menjadi indikator bahwa isu demokrasi dapat
dihadirkan ke ruang kelas secara menarik, sekaligus membangun kebiasaan menilai
informasi, rekam jejak kandidat, dan program kebijakan secara rasional.
KPU
Cianjur menegaskan agenda serupa akan digelar berkala di satuan pendidikan
lain. Fokusnya: membentuk pemilih pemula yang melek proses, menjaga integritas,
serta terbiasa berpartisipasi mulai dari lingkungan terdekat—misalnya pemilihan
OSIS—sebagai laboratorium demokrasi sebelum masuk ke bilik suara. Dengan pendekatan ini, pendidikan pemilih tak berhenti
pada “apa itu pemilu”, melainkan “mengapa dan bagaimana berperan” secara
bertanggung jawab. (WA)