![]() |
Sumber Foto: Antara |
WARTAALENGKA,
Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara
(Danantara Indonesia) resmi memberangkatkan 36 direksi dari 29 perusahaan
kelolaan untuk mengikuti Top Gun Leadership Camp Cohort 1 di IMD
Business School, Lausanne, Swiss. Program yang berlangsung pada 20–24
Agustus 2025 ini merupakan bagian dari Top Talent Program 2025, hasil
kolaborasi antara Danantara Asset Management (DAM) dengan International
Institute for Management Development (IMD), salah satu sekolah bisnis ternama
di dunia.
CEO
Danantara Indonesia Rosan Roeslani menegaskan, langkah ini adalah bentuk
komitmen nyata Danantara dalam mendukung transformasi sumber daya manusia di
lingkungan Persero kelolaan.
“Program
ini kami rancang untuk memastikan talenta terbaik memiliki kapasitas
kepemimpinan kelas dunia. Dengan begitu, mereka mampu membawa
perusahaan-perusahaan di bawah pengelolaan Danantara Indonesia menjadi pemain
papan atas yang berdaya saing di tingkat regional maupun global,” ujar Rosan
dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (25/8/2025), seperti dilansir Antara.
Rosan
menambahkan, Danantara juga menanggung seluruh biaya pelatihan dan akomodasi
bagi persero menengah dan kecil yang memiliki keterbatasan anggaran. “Dengan
demikian, seluruh peserta tanpa terkecuali dapat menikmati manfaat dari program
berstandar global ini,” tegasnya.
Program
kepemimpinan ini tidak hanya berfokus pada penguatan kapasitas individu, tetapi
juga pada pembangunan jejaring antar pemimpin lintas sektor. Materi yang
dipelajari mencakup strategic foresight, growth strategy, ambidextrous
leadership, stakeholder management, organizational culture, project-based
learning, coaching, hingga immersion di ekosistem global seperti Estonia,
Shenzhen, dan Tokyo.
Managing
Director Human Capital Danantara Asset Management Agus Dwi Handaya menuturkan, Top
Talent Program 2025 akan berjalan dalam tiga angkatan dengan melibatkan sekitar
120 peserta.
“Kami
percaya, selain memperkuat kompetensi individu, program ini juga menjadi sarana
membangun jejaring antar pemimpin. Pada akhirnya, kolaborasi lintas sektor akan
semakin cepat dan kuat,” kata Agus.
Lebih
lanjut, Agus menyebutkan bahwa Danantara juga menyiapkan berbagai program
eksekutif lain yang berjalan paralel tahun ini, mulai dari CBDO, CFO, CTO,
CHRO, hingga AI for Executive. Menurutnya, hal ini menjadi bukti keseriusan
Danantara dalam mencetak pemimpin strategis masa depan.
“Peluncuran Top Gun Leadership Camp ini menegaskan peran Danantara Indonesia sebagai katalis dalam pengembangan kepemimpinan strategis Persero menuju masa depan yang lebih kompetitif dan berkelanjutan,” pungkas Agus. (WA/Ow)