Maulid Nabi dan HUT RI Ke-80 Di Kubang: Shalawat Bergema, Juara Lomba Islami Bertebaran

Sumber Foto: Istimewa

 

WARTAALENGKA, Cianjur - Pemerintah Desa Kubang bersama Mahasiswa KKN Kelompok Satu STAI Al-Azhary Cianjur menggelar Tablighul Islamiyyah sebagai puncak rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan syukuran HUT ke-80 RI. Pada kesempatan yang sama, panitia juga menyerahkan penghargaan bagi para juara Lomba Islami tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK yang sebelumnya digelar pada 14–16 Agustus.

Rangkaian acara dibuka dengan penampilan para pemenang lomba Adzan, Kaligrafi, Dakwah, Tilawah, Hafalan Juz 30, serta “Ranking 1 Keislaman”. Mayoritas peserta berasal dari SDN Kubang, para santri majelis ta’lim, dan pelajar di sekitar wilayah setempat. Nuansa religius kian terasa lewat pawai religi serta lantunan shalawat yang dipersembahkan Tim Hadroh Majelis Ta’lim Nurul Ashofah dan Pesantren Darul Mutaqin Al-Hasyimi.

Malam puncak dipandu MC Romi Maulana dan Ririn Rodiah (tim KKN Desa Kubang) yang merangkai tiap segmen acara secara runtut—mulai dari pengumuman juara, sesi tawasul yang dipimpin Ust. Dodoh (MUI Desa Kubang), hingga sambutan penyelenggara. Ketua Panitia, Lukmanul Hakim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung, sementara Kepala Desa Kubang, Agus Supyan Hidayat, menegaskan harapan agar momentum keagamaan dan kebangsaan ini memperkuat ukhuwah, meningkatkan literasi keagamaan, serta menjaga harmoni sosial di tingkat desa.

Menjelang tausiyah, Ust. Yandi dari Kampung Cihonje Dusun 3 membacakan ayat suci Al-Qur’an. Penceramah utama, KH. Ishak Fauzi, Muda (Ponpes Darul Faizin, Cikalongkulon), mengajak jamaah menjadikan Maulid sebagai ruang refleksi untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, sehingga peringatan tidak berhenti pada seremoni, melainkan menghadirkan penguatan iman dan dorongan beramal.

Penyelenggara menilai gelaran tahun ini tak hanya menyuguhkan pengajian dan shalawat, tetapi juga wadah aktualisasi diri bagi pelajar—tercermin dari antusias mereka mengikuti perlombaan tematik keislaman. Panitia berharap kegiatan serupa terus berlanjut sebagai tradisi baik yang menginspirasi generasi muda untuk tumbuh sebagai muslim yang berilmu, berakhlak, dan memberi manfaat bagi Masyarakat. (WA)

Lebih baru Lebih lama