![]() |
Sumber Foto: dok Pemda DIY diunduh dari detik.com |
WARTAALENGKA,
Yogyakarta - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X
keluar dari Gedung Polda DIY untuk menyapa massa aksi di halaman markas
kepolisian, Sabtu (30/8). Sultan berjalan kaki diiringi gending, lalu berdiri
di hadapan peserta aksi dan menegaskan sikapnya menghormati penyampaian
aspirasi warga.
“Saya
Hamengku Buwono X dalam kesempatan ini menghargai apa yang anda semua lakukan.
Apa yang Anda semua lakukan itu salah satu dari keinginan kita bersama untuk
tumbuhnya demokratisasi di Yogya. Saya pun sepakat dengan itu,” kata
Sultan.
Sultan
menekankan, iklim demokrasi di Yogyakarta harus dirawat dengan cara-cara yang
mendidik—untuk publik, juga bagi dirinya. Ia sekaligus menyampaikan
belasungkawa atas wafatnya Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online yang
meninggal usai terlindas kendaraan taktis di Jakarta.
“Di Yogyakarta ini tidak ada kebiasaan selalu terjadi kekerasan-kekerasan di dalam membangun demokrasi. Jadi harapan saya yang pertama, saya juga sangat prihatin duka cita saya atas meninggalkan Affan Kurniawan,” ucapnya.
“Kenapa selalu ada korban di dalam membangun demokrasi? Kita di Yogya itu
bisa dialog karena Yogya adalah lembaga pendidikan yang menghargai hak-hak
warga masyarakatnya,” bebernya.
Siap Fasilitasi Dialog dengan
Pemerintah Pusat
Sultan membuka ruang dialog dan menyatakan kesediaan
memfasilitasi penyampaian aspirasi ke pemerintah pusat—baik secara langsung
maupun melalui surat resmi.
“Baik itu saya lakukan sendiri maupun lewat surat di
mana teman-teman dari ojol mengajukan aspirasinya,” katanya.
“Jadi kalau itu tetap tenaga saya, pikiran saya itu
dibutuhkan, silakan. Tapi saya harus dapat suratnya, karena surat itu sebagai
dasar saya untuk berdiskusi dengan pemerintah pusat,” katanya. “Silakan.
Tapi kalau datang ke kantor saya, nyerahkan surat ya 2-3 orang saja jangan
semuanya,” bebernya.
Sultan menyampaikan bahwa ia baru kembali dari Jakarta
dan hadir di Polda DIY untuk mendengar aspirasi serta berdialog. Di dalam, ia
sudah berbicara dengan Kapolda DIY bersama perwakilan massa.
“Saya sudah berbicara dengan bapak Kapolda. Bersama
saya ada 8 orang yang itu semua adalah teman-teman anda,” bebernya. “Bersama
saya juga berada di sini. Saya kembalikan kepada saudara-saudara. Karena itu
teman anda anda semua,” bebernya.
Menutup dialog singkat, Sultan mengajak massa menjaga ketertiban dan mengakhiri aksi malam itu. “Mari kita sama-sama pulang dan tidur,” pungkasnya. (WA)