Kerusuhan di Senen: Pos Polisi Dibakar, Massa Ojol & Warga Geruduk Mako Brimob Usai Rekannya Tewas Terlindas

Sumber Foto: diunduh dari kumparan.com/Abid Raihan


WARTAALENGKA, Jakarta - Kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, memanas pada Kamis (28/8) malam hingga Jumat (29/8) dini hari. Massa yang terdiri dari pengemudi ojek online (ojol) dan warga mendatangi sekitar Mako Brimob Polda Metro Jaya untuk memprotes insiden tewasnya seorang driver ojol yang terlindas di Pejompongan. Aksi berujung pada pembakaran Pos Polisi di perempatan Pasar Senen–Kwitang dan perusakan sejumlah fasilitas umum.

Menurut pantauan di lokasi, kobaran api di pos polisi kian membesar menjelang dini hari. Di sejumlah titik sekitar simpang, fasilitas jalan seperti cermin cembung dan rambu lalu lintas turut dirusak. Aparat kepolisian menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan. Namun, massa bertahan dan berupaya merangsek mendekati kompleks Brimob.

Kronologi Singkat

  • Pemicu aksi: kematian seorang pengemudi ojol yang terlindas di kawasan Pejompongan setelah demonstrasi di DPR berujung ricuh.
  • Pergerakan massa: ojol dan warga berkumpul di kawasan Senen, lalu bergerak mendekati Mako Brimob sambil menyuarakan protes.
  • Eskalasi: Pos Polisi di perempatan Pasar Senen–Kwitang dibakar; beberapa fasilitas jalan dirusak.
  • Respons aparat: polisi menembakkan gas air mata; situasi baru berangsur mereda jelang dini hari.

 

Pemicu & Respons Awal

Peristiwa tewasnya driver ojol menjadi sumbu kemarahan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut. Detail kronologi kecelakaan di Pejompongan belum dipublikasikan secara lengkap. Hingga berita ini diturunkan, aparat masih melakukan langkah penenangan dan pemulihan ketertiban di titik-titik terdampak.

 

Dampak di Lapangan

Pembakaran pos polisi menandai puncak eskalasi di Senen. Selain itu, cermin cembung dan rambu di sekitar simpang mengalami kerusakan. Informasi resmi mengenai total kerusakan, potensi korban tambahan, maupun data penanganan medis belum dirilis secara rinci oleh pihak berwenang.

 

Yang Ditunggu Selanjutnya

Publik menanti paparan kronologi komprehensif terkait insiden di Pejompongan, termasuk hasil penelusuran awal, langkah penegakan hukum, serta pemulihan fasilitas umum di area Senen–Kwitang. Transparansi temuan diharapkan dapat menurunkan tensi dan mencegah eskalasi lanjutan. (WA)

Lebih baru Lebih lama