Usung Program Sadar Hukum Administrasi Keluarga, KKN Kelompok 8 IAI Al-Azhary Gelar Lokakarya Awal di Desa Murnisari

sumber foto : Istimewa
Sumber Foto : Istimewa

WARTAALENGKA, Cianjur - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhary Kelompok 8 yang berlokasi di desa murnisari kecamatan mande sukses menggelar lokakarya awal pada hari kamis, (30/07/2026) Pagi. Acara yang berlangsung dengan penuh kehangatan di pagi hari dan bertempat di Aula Desa Murnisari

Lokakarya ini turut dihadiri oleh kepala desa beserta jajarannya, rt, rw tokoh masyarakat, tokoh agama, Kader posyandu serta perwakilan masyarakat desa murnisari yang antusias menyambut Mahasiswa KKN dan dengan semangat ingin mendengarkan rencana program kerja yang akan diberikan oleh mahasiswa kkn kelompok 8. Lokakarya ini juga berkolaborasi dengan Mahasiswa KKN dari Uniersitas Suryakancana yang berlokasi di Desa Murnisari.

Lokakarya sebagai forum untuk menyelasaraskan program kerja kelompok 8 dengan kebutuhan masyarakat ini dibuka dengan ssambutan hangat kepala desa yang memberikan dukungan penuh  beliau menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen desa dengan mahasiswa agar program yang dijalankan tepat sasaran.

“kami menyambut terbuka kehadiran adik-adik mahasiswa IAI Al-Azhary maupun Universitas Suryakancana di Desa Murnisari. Semoga dengan adanya kehadiran mahasiswa dapat membantu dan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat Murnisari. Lokakarya ini penting digelar agar masyarakat tahu program kerja yang akan dijalankan sudah sesuai untuk menjawab kebutuhan masyarakat Desa Murnisari” ungkap Kepala Desa Murnisari dalam sambutannya.

Setelah dibuka oleh Kepala Desa, pemaparan program kerja menjadi sesi utama kegiatan lokakarya ini. Mahasiswa KKN IAI AL-Azhary kelompok 8 memaparkan program ungulan dan beberapa program dari tiap-tiap divisiny seperti keagamaan, Pendidikan hingga ekonomi.

Rahadian taqi yusup sebagai ketua kelompok mendapatkan apreisiasi dari warga karena pemaparan program kerja disampaikan dengan sangat lugas dan jelas. Rahadian menyampaikan program unggulan yang berbasis hukum keluarga ini menjadi jawaban dari kebutuhan dan kondisi masyarakat desa murnisari.

“harapannya, melalui program ini masyarakat desa murnisari semakin sadar akan pentingnya administrasi keluarga. bukan karena takut terhadap aturan, tetapi karena memahami bahwa pencatatan pernikahan dan administrasi keluarga merupakan bentuk perlindungan terhadap masa depan keluarga, terutama bagi istri dan anak.

Apabila program ini dapat berjalan dengan baik, maka yang kami tinggalkan bukan hanya sebuah kegiatan, tetapi juga data yang dapat ditindaklanjuti dan semoga menjadi awal terwujudnya desa murnisari sebagai desa yang semakin sadar hukum dalam administrasi keluarga.

karena bagi kami, pengabdian bukan hanya tentang hadir selama satu bulan, tetapi tentang meninggalkan manfaat yang masih dapat dirasakan setelah kami kembali ke kampus.” Jelas Rahadian dalam pemaparannya.

Antusias juga terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab. Beberapa tokoh masyarakat turut memberikan dukungan dan saran mengenai program unggulan yang sangat dibutuhkan masyarakat murnisari.

Melalui lokakarya ini, program kerja yang dipaparkan mahaasiswa kkn diterima sangat baik dan diharapkan dapat terealisasi. Sinerrgi dan inovatif mahasiswa KKN diharapkan daoat memberikan dampak positif  yang berkelanjutan, bahkan setelah masa KKN berakhir.

Acara kemudian ditutup pada siang hari dengan doa dan fot Bersama seluruh audiens yang hadir Bersama mahasiswa kkn menandai dimulainya masa untuk implementasi program kerja. (WA/RSD)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama