Sinergi Membangun Desa, Mahasiswa Pascasarjana UNAS Akselerasi Transformasi Digital UMKM Desa Gadog

Sumber Foto: Istimewa

WARTAALENGKA, Cianjur– Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Magister Manajemen (HIMA PMM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nasional (UNAS) mengambil langkah konkret dalam memajukan ekonomi daerah dengan turun gunung ke Desa Gadog, Kabupaten Cianjur (19/7/2026).

Rombongan mahasiswa S2 ini tidak sekadar menggelar pelatihan digital marketing bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tetapi juga resmi mengukuhkan kawasan tersebut sebagai 'Desa Binaan' lewat penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan pemerintah desa setempat.

Ketua HIMA PMM FEB UNAS, Fatirahma Hanipa, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah wujud nyata kontribusi mahasiswa untuk membangun fondasi ekonomi Indonesia Emas 2045 langsung dari akar rumput. Sebuah kiasan tajam pun dilontarkannya untuk menggambarkan pentingnya pemerataan pembangunan. "Indonesia akan bersinar bukan karena satu lampu raksasa di Jakarta, tetapi karena nyala ribuan lilin di desa-desa," tegas Fatirahma, menyoroti pentingnya pembekalan teknologi agar ekonomi desa melesat dan bersaing di level ASEAN.

Komitmen jangka panjang ini turut diperkuat oleh Ketua Program Studi Magister Manajemen FEB UNAS, Dr. Suadi Sapta Putra. Ia menyadari bahwa pergeseran tren ekonomi ke ranah digital seringkali menjepit pelaku UMKM daerah yang belum beradaptasi. "Sinergi akademik dan dunia usaha ini tidak akan berhenti di sekadar pelatihan. Kami akan terus memberikan pendampingan berkelanjutan agar UMKM Gadog bisa berinovasi, berdaya saing, dan perlahan naik kelas," jelas Dr. Suadi.

Bagi warga setempat, kolaborasi edukatif ini menjadi momentum kebangkitan yang sudah lama dinantikan. Kepala Desa Gadog, Miftahudin, mengungkapkan bahwa wilayahnya memiliki letak geografis yang sangat strategis yaitu diapit oleh Jakarta dan Bandung, dan sempat berjaya sebagai destinasi wisata favorit. Melalui program Desa Binaan ini, ia menaruh harapan besar agar UMKM desanya dapat kembali bergeliat, mengubah potensi yang sempat redup menjadi kekuatan ekonomi riil yang menyejahterakan warganya. (WA/Admin)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama