![]() |
| Sumber Foto: diunduh dari wayground.com |
WARTAALENGKA, Jakarta - Persamaan kuadrat sering dianggap rumit karena siswa langsung berhadapan dengan rumus panjang. Padahal, untuk banyak soal kelas 9, ada cara yang jauh lebih singkat sebelum memakai rumus kuadrat penuh.
Misalnya,
jika menemukan soal , siswa tidak perlu langsung
memakai rumus abc. Cukup cari dua angka yang jika dikalikan menghasilkan 6
dan jika dijumlahkan menghasilkan 5. Dua angka itu adalah 2 dan 3.
Dari sana, persamaan bisa langsung diubah menjadi . Artinya, salah satu kurung harus bernilai
nol. Maka diperoleh
atau
.
Cara
ini disebut faktorisasi. Intinya sederhana: untuk bentuk , cari dua angka yang hasil
kalinya
dan jumlahnya
. Kalau ketemu, soal
biasanya langsung selesai.
Contoh
lain, . Cari dua angka yang jika
dikalikan menjadi 12 dan jika dijumlahkan menjadi -7. Jawabannya -3
dan -4. Maka bentuknya menjadi
,
sehingga
atau
.
Trik ini jauh lebih cepat dibanding langsung memakai rumus kuadrat, terutama jika angka pada soal masih sederhana. Namun jika dua angka yang dicari sulit ditemukan, barulah gunakan rumus kuadrat sebagai cadangan.
Cara paling praktis bagi siswa adalah menghafal satu pola: “kali sama c, jumlah sama b.” Dengan pola ini, banyak soal persamaan kuadrat bisa diselesaikan hanya dalam beberapa baris.
Belajar matematika tidak selalu harus panjang. Yang penting adalah memahami pola soal dan memilih cara tercepat yang tetap benar. Untuk soal kelas 9, pendekatan sederhana seperti ini sering cukup untuk menghemat waktu saat latihan maupun ujian. (WA/Adm)

